Minggu, 25 Juli 2010

Peanut Sauce kok malah Coconut Sauce

Minggu ini ada kejadian yang lucu tapi jadi punya kenangan tersendiri.....

Seperti biasanya beberapa tusuk sate sedang dibakar diatas anglo yang selain bentuknya unik, anglo ini juga impor langsung dari Ponorogonya langsung, secara di Bandung belum pernah nemuin.....

Rombongan wisatawan dari korea (sepertinya) sedang menikmati salah satu icon baru Gasibu yaitu sekitaran kantor gubernur yang kalau hari Minggu disulap jadi tempat wisata kuliner, wisata belanja, wisata berkuda dan masih banyak lagi yang tersedia di gasibu.......

Sambil mereka melihat-lihat suasana yang lumayan ramai dipenuhi oleh para pengujung juga pedagang, ternyata mereka tertarik melihat kami yang sedang membakar SATE diatas pembakaran unik yang kami sebut ANGLO, mereka ngumpul -+ 10 orang tepat didepan pembakaran tersebut, kami juga ga tahu pemandunya kemana sehingga mereka langsung nanya-nanya perihal sate ponorogo ini: Ponorogo itu daerah mana???, satenya apa?, harganya berapa dll.

Secara kamipun menjelaskan dengan sekemampuan kami berbahasa inggris yang aduh.... malu sebenarnya alias acak kadul... yang bikin terkesan ketika kami meminta mereka untuk mencoba sambil kami suguhkan pula saus kacang yang biasa menemani sate ponorogo ini.... dan merekapun atusias untuk mencobannya.

Saking groginya dikerubuni banyak wisatawan mau bilang PEANUT SAUCE malah BILANG COCONUT Sauce... owalahhhhhh I'm sorry banget miss!!!!

Alhamdulillah makanan khas ponorogo ini sudah menarik salah satu pengujung luar negeri yang datang berkunjung ke gasibu dan memesan juga menikmatinya.... tank you very much sir!!!


Ini dia foto mereka yang lagi pada liat sate ponorogo yang sedang dibakar diatas ANGLO




Minggu, 18 Juli 2010

Jeruk kok makan jeruk

Judul yang dibuat memang jelas bukan aslinya, tapi sengaja biar lebih cepat dicerna dan difahami saja.

kejadiannya ditengah-tengah waktu senggang pada saat SATE PONOROGO ini buka seperti biasanya setiap Minggu pagi sampai siang di Gasibu pojok taman lansia tepatnya di perempatan Cisangkuy-Cimanuk, waktu itu kami sarapan dengan menu Sate Ayam Ponorogo yang kami buat sendiri, tiba-tiba seorang pelanggan datang dan minta dibakarkan sate ponorogo kami, dengan senang hati kami pending dulu santapan menu pagi itu.

Sambil membakar dan menyiapkan lontong juga bumbu saus kacang.... terucaplah kalimat: "mas, kok dimakan sendiri???" maksudnya: kok satenya dimakan sama penjualnya juga!

Lalu kami jawab: Lah kami juga alhamdulillah masih sangat menikmati sate ponorogo buatan kami sendiri pa. Ga bosen alias ga Blengger kalo orang jawa bilang.
Seketika kami semua tertawa bersama...

kebetulan beliau pesanan 1 porsi sate special daging dan 1 porsi special kulit tanpa lontong juga tanpa sus kacang

foto bibawah ini contoh sate special kulit dan special daging.




Terimaksih pa sudah mengunjungi warung kami, semoga berkenan.