Selasa, 29 Juni 2010

Foto Sate kami ada di Tribun Jabar

Kemarin, hari Selasa 29 Juni 2010 tepatnya di koran harian Tribun Jabar halaman 22 dengan judul "Lebih membumi dibanding Barbeque" foto Sate Ayam Ponorogo yang kami buat masuk bersamaan dengan foto penjual Sate Madura..

Redaksi mengungkapkan akan keanekaragaman Sate yang dimiliki Indonesia dengan kekhasannya masing-masing juga jenis makanan dari daging ayam yang dibakar ini punya aroma yang mengundang ketika dibakar, bahkan redaksi menjelaskan Sate lebih populer dibanding dengan Barbeque...



Foto dibawah ini sama dengan foto sate kami yang ada di blog Sate Ayam Ponorogo: Ponorogonya mana?







Para pecinta kuliner, khususnya sate yang menjadi menu tradisi orang Indonesia tidak ada salahnya untukn mencoba Sate Ponorogo dengan kekhasan saus kacang special, bumbu tujuh rupa sebelum ditusuk juga irisan daging ayam yang tipis membuat sate lebih empuk dan gurih yang cenderung manis setelah dicelupkan rebusan air gula pada saat proses pembakaran. Dan yang lebih special anda bisa pilih special daging, jeroan atau kulit.... mmmmm yummy.

Tidak perlu jauh2 datang ke Ponorogo, karena di Bandung sudah ada Sate Ayam Ponorogo yang buka setiap hari Minggu pagi samapi siang di Gasibu Tepatnya di Pojok Taman Lansia perempatan cisangkuy-cimanuk.

Bagi Anda yang ingin menikmati Sate Ponorogo bersama keluarga, rekan dan saudara dalam acara tertentu, bisa pesan lanssung ke nomor kontak kami di 022-7235093/0818310213. Kami bisa pesan - Antar - bakar ditempat acara anda punya.

Selamat mencoba dan menikmati!!!

Minggu, 27 Juni 2010

Silahkan mencoba Minggu depan

Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Minggu ini kami pulang lebih cepat dari biasanya, kebetulan sekali karna siang inipun ada undangan pernikahan tetangga sebelah...Sepulangnya dari undangan yaaa bisa langsung buka blog dan nulis pengalaman jualan hari ini.

Seperti biasanya kami berangkat dari rumah pukul 06.00, alhamdulillah karena tidak begitu jauh jarak antara Kiaracondong - Gasibu, pagi2 kami sudah bisa stanby ditempat biasa Warung Sate Ponorogo Jebolan H. Tukri ini buka tepatnya di Pojok Taman Lansia, Perempatan cimanuk-cisangkuy Bandung.

Tidak lama setelah Pak Irfan membakar Sate Ponorogo beberapa pengunjung memesan dan menikmati sate hangat yang baru fresh dari pembakarannya, memang sensasi makan ditempat (andok) biasa orang jawa bilang membuat rasa Sate Ponorogo ini semakin yummy, lebih empuk, dan warnanya itu lebih mengkilat karna celupan gula pada saat membakar masih nampak begitu jelas.

Waktu sudah menunjukkan pukul 10.20, Sate Ponorogo kami alhamdulillah sudah ludes disantap para pengujung baru dan pelanggan.... Beberapa orang masih menanyakan stok Sate Ponorogo di warunmg kami... meski kami sudah terlihat beres-beres untuk tutup dan pulang....

Terimakasih atas kunjungannya kami ucapkan, semoga berkenan...
Mohon maaf kepada beberapa pengujung kecewa karena ga kebagian hari ini...
Silahkan datang hari Minggu depan, insyaallah !!!!

Sate Ponorogo Jebolan H. Tukri yang ada di bandung ini siap menerima pesanan untuk acara keluarga, dengan batas minimal kami siap antar dan bakar di tempat anda punya acara. Silahkan kontak kami di 022-7235093 atau 0818310213







Minggu, 20 Juni 2010

"Angkring & Anglo " import dari Ponorogo

Akhir tahun 2008 kami memberanikan diri untuk mencoba sesuatu yang belum pernah sama sekali kami lakoni yaitu "Jual makanan" yang kali pertama ini kami putuskan untuk ambil menu masakan khas dari Ponorogo yang terkenal dengan (Sate Ponorogo-nya)bu Tukri.

Untuk melengkapi persiapan, beberapa barang yang diperlukan memang sengaja import dari Ponorogo langsung, seperti :
* Ankring yang berfungsi untuk menyimpan barang2 termasuk sate, bumbu dll.
* Anglo yang berfungsi sebagai tempat pembakaran yang khas terbuat dari tanah liat.
* Tusuk sate yang terbuat dari lidi bukan bambu sehingga tusuk yang dihasilkan jauh lebih tipis dan lebih panjang.



Ini foto Angkring juga anglo yang pada awal-awal kami buka terpajang didepan stand kami yang terletak di jalan Burangrang no 16 Bandung.

Karena suatu hal, kami mencoba untuk beralih untuk buka hanya setiap hari Minggu di Gasibu yang tepatnya di perempatan cimanuk-cisangkuy Bandung. Walhasil Angkring yang biasa dipajang didepan stand belum bisa kami pergunakan lagi.





foto2 diatas adalah stand baru kami yang bertempat di gasibu di perempatan cisangkuy-simanuk.
Dari Angkring yang unik, Anglo khas terbuat dari tanah liat juga tusuk sate yang terbuat dari lidi membuat Sate Ponorogo semakin berbeda, apalagi cirarasanya....
silahkan datang dan mencoba!

Senin, 14 Juni 2010

Ponorogonya mana?



Satu keluarga yang terdiri dari 4 orang dewasa dan 2 anak-anak menghampiri "Warunge-Oemar" yang menyediadan Sate Ayam Asli POnorogo.. Salah satu dari mereka bertanya : "Ponorogonya mana?" spontan kami jawab "Jl Imam Bonjol tidak jauh dari alun-alun Ponorogo bu, ibu juga Ponorogo?" tambah kami.

Ibu yang bertanya tadi hanya diam dan menganggukkan kepalanya pertanda mengiyakan.
Satu ibu muda yang satu langsung memotong pembicaraan kami dengan penanyakan: Sate-ne Bu Tukri?????

"O, iya bu betul, silahkan duduk!. Aetelah melihat daftar menu yang tersedia salah satu ibu2 tadi langsung memesan 4 porsi sate campur untuk yang dewasa dan 1 porsi sate kulit saja untuk anak2..

Ternyata maksud mereka itu memastikan bahwa sate yang ini mengikuti resep sate bu Tukri. Secara di Ponorogo memang ada beberapa jenis sate baik yang terbuat dari ayam atau kambing..

Terimakasih kami ucapkan atas kunjungannya, semopga berkenan.
Bagi yang belum mencoba silahkan datang ke gasibu taman lansia perempatan cisangkuy- cimanuk setiap hari minggu atau hubungi kami di 022-7235093/0818310213 atas nama irfan.

Selasa, 08 Juni 2010

"Ayam Kampung"

Minggu kemarin 6 Juni seperti biasanya Sate Ayan Asli Ponrogo Jebolan H. Tukri Sobikun standbay di pojok Taman lansia tepatnya diperempatan cisangkuy-cimanuk.

Salah seorang pengunjung yang kebetulan memang asli Madiun dan menetap di Bandung bertanya kepada kami: "Kenapa tidak sekalian jual Dawet Jabungnya pa?"

Lalu spontan saja kami jawab:"belum pa, masih dalam tahap belajar".
Setelah selesai menikmati makanan khas ponorogo yang satu ini beliau menyarankan kepada kami "coba pake ayam kampung, pasti tambah nikmat, ga pa pa harga lebih mahal yang penting rasanya pa"...

"Iya, insyaallah kami akan coba-coba dulu, secara resep yang kami terima dari guru besarnya memang pakai ayam potong, jadi harus diujicoba dulu".. jawab kami.

Bagi siapa saja yang belum pernah atau sudah kangen dengan Sate Ponorogo, tidak usah jauh-jauh pergi dengan ongkos yang mahal. Sudah ada di Bandung dengan citarasa khas Ponorogo!

Silahkan datang atau kontak kami di 022-7235093/0818310213 an Irfan.