Minggu, 28 November 2010

Mungil & Unik





Mungil sekaligus unik untuk besek yang satu ini, besek kecil memanjang dengan muatan sebanyak 50 sampai 60 tusuk sate ayam ponorogo ini bisa dan cocok untuk hantaran, oleh-oleh atau sekedar MBESEK (beli banyak untuk di santap keesokan harinya bersama keluarga tercinta).

Dibahwah ini beberapa tips yang bisa dipraktekan bagi para penikmat sate ayam ponorogo yang MBESEK alias membeli dengan jumlah yang banyak dan ingin di makan untuk keesokan hari setelah pembelian:

1. Besek yang berisi sate biarkan sampai sate dingin
2. Masukan besek ke dalam lemari pendingi /kulkkas
3. Keesokan harinya apabila akan disantap, ambil beberapa tusuk sate yang akan disantap
4. Masukkan kedalam dandang/ tempat untuk mengukus yang airnya sudah panas,diamkan beberapa menit
5. Angkat sate ayam yang sudah dipanaskan
6. Beri bumbu kacang kering dengan air secukupnya hingga cair dan mengental
7. Santap bersama lontong atau nasi hangat


Demikian tips mbesek yang selama ini kami praktekan, semoga bisa dicoba!!!

Minggu, 21 November 2010

Idul Adha musimnya orang nyate

Masih cerita pengalaman minggu kemarin, 2 orang pemuda yang masih menggunakan helm di kepalanya mendekati mobil tempat stand Sate Ponorogo kami buka, tidak banyak basa-basi langsung mereka tanya: "bu, boleh beli bumbunya saja?" Langsung saja kami jawab boleh.

"Berapa harganya bu?" mereka melanjutkan pertanyaan.
Nah, saya juga bingung nih, mau dihargai berapa!!! awalnya mau kami kasih saja, tapi kok mereka pesen yang agak banyak -+ 2 tempat saus kacang ukuran besar yang biasa kami gunakan untuk para pelanggan yang ingin membawa sate kami untuk dimakan di rumah..

Kami tawarkan mereka untuk mencicipi saus kacang yang memang sudah dicairkan, sebelum kami bungkus saus kacang yang masih untuk _kering_ belum dicairkan.

"Bagaimana a?" kami tanya
Emm, enak bu!! sekalian lontongnya juga.
Ternyata usut punya usut mereka masih punya stok daging hasil dari pembagian Idul Adha beberapa hari yang lalu, wal hasil mereka ingin memberi citra rasa yang lebih dari bumbu sate ponorogo kami...

Ya... memang Idul Adha musimnya orang pada nyate, karna memang daging berlimpah jadi tidak salah kalo mereka juga ingin memanfatkan daging yang ada untuk nyate bareng temen2...

Selamat berbakar- bakar ria ya... semoga seru dan bisa menambah nikmat satenya..

Sabtu, 20 November 2010

Tombo Kangen alias Obat Rindu

Resiko berjualan di tempat terbuka yang kenetulan ga pake gazebo yaaa memang agak sedikit khawatir kalo hujan turun.

Sebetulnya bukan hanya kami yang merasa khawatir, tapi banyak para penjual yang lain yang pada riweh alias sedikit sibuk kalo hujan turun.

Minggu ini seperti biasanya Sate Ayam Asli Ponorogo Jebolan H. Tukri Sobikun yang buka dari pagi sampai dengan siang mangkal di perempatan Cimanuk-Cisangkuy Pojok Taman Lansia Gasibu Gedung Sate (eit eit eit, bukan kami loh yah yang punya gedung tapi ini nama gedung yang digunakan sebagai kantor gubernur setiap hari kerjanya), nah kalo setiap hari Minggu tiba gasibu ini disulap jadi pasar kaget, bazaar dan apa aja namanya yang penting banyak berkumpul para pedagang dari keperluan sehari-hari, keperluan rumah tangga, berbagai macam kuliner khas nusantara dan masih banyak lagi yang lainnya, juga para pengunjung dari dalam kota Bandung sendiri dan luar Kota yang ingin sekedar jalan-jalan, cuci mata, lari pagi dan juga untuk mencicipi keanekaragaman kuliner khas nusantara termasuk Sate ayam ponorogo ini.


setelah beberapa saat terdengar suara adhan dhuhur berkumandang, langit terlihat begitu mendung dan para pedagangpun sudah wanti-wanti alias siap-siap untuk berbenah agar barang dagangan tudak terkena hujan,,,, Alhamdulillah pas mendung semakin gelap Sate Ayam Ponorogo kami sudah ludes terjaul habis.... Walhasil pas hujan mulai turun kami sudah siap untuk pulang setelah selesai berbenah perabotan yang kami pakai...


Terimakasih kami ucapkan kepasa para tamu yang menikmati Sate Ayam Ponorogo Jebolan H. Tukri Sobikun ini, special buat Pak Bambang (pelanggan tetap JEROAN) yang minggu depan sudah akan pindah kembali ke Jakarta...

Dengan kehadiran Sate Ayam Asli Ponorogo Jebolan H. Tukri Sobiukun ini kami berharap semoga cocok di lidah dan bisa mengobati rasa kangen anda untuk menyantap makanan khas kota reog ini...

Bagi siapa yang belum pernah mencoba, silahkan datang di hari Minggu....
Dijamin :
# Halal 100%
# Tidak mengandung bahan pengawet
# Tidak mengandung bahan penyedap rasa
# Dengan Bumbu 7 rupa yang beraroma khas
# Tidak ketinggalan Saus Kacang yang membuat lidah ingin lagi dan lagi

Selamat mencoba!!!

Minggu, 14 November 2010

Sudah di "PATENKAN" kan?



ini dia foto nenek cantik nan enerjik yang sedang menyantap pesanan special kulit di stand kami.... emmm mmak nyuss

seorang nenek cantik nan enerjik datang ke tempat kami untuk menikmati Sate Ponorogo jebolan H. Tukri Sobikun yang buka setiap hari Minggu pagi sampai siang di GASIBU tepatnya di pojok Taman Lansia (perempatan cisangkuy-cimanuk) Bandung.


Dengan selera khasnya, beliau selalu memesan 10 tusuk kulit dan tak lupa pula beliau minta bungkus 20 tusuk spesial kulit untuk dimakan di rumah...

Beberapa kali nenek yang membawa serta 2 cucunya berkomentar: " Bumbu kacangnya itu enak banget loh bu!!!" kami pun tak lupa menyampaikan ucapan terimakasih atas tanggapan juga komentar yang beliau lontarkan...


"Kalo mau pesen atau ingin makan sate selain hari Minggu bisa bu?" tanya beliau
"kalo dalam jumlah besar bisa bu, tapi kalo hanya beberapa porsi saja kami tunggu di hari Minggu saja dulu bu" jawab kami.

"Bumbu kacangnya sudah di PATENKAN kan bu?" tanya beliau
mendengar pertanyaan tersebut kami hanya terseyum manis saja..... sambil berbicara dalam hati he he he la wong kita juga belajar kok dulunya alias pentolannya yang ada di PONOROGO sana saja ga atau belum dipatenkan kok, apalagi kami yang masih terus berjuang untuk memperkenalkan Sate yang memang menurut kami bumbu-bumbu yang dibuat adalah bumbu yang spesial berbeda dengan sate- sate jenis lainnya.

Sebegitu sukanya nenek tadi dengan sate + bumbu yang sangat spesial dari Ponorogo ini, beliau mengaharap agar kami segera bisa buka setiap hari agar sewaktu-waktu beliau pengen menikmati bisa langsung datang deh...

Amin ya robbal' alamin semoga bisa terlaksana.

Terimakasih atas kunjungan juga komentarnya ya bu,,, kami tunggu minggu depan...

Selasa, 02 November 2010

Sudah kembali buka

Setelah ramadan berlalu, sate ayam ponorogo jebolan H. Tukri Sobikun yang terletak di gasibu Bandung Jabar Barat sudah kembali buka setiap hari miinggu pagi di perempatan cisangkuy-cimanuk.... Monggo mampir...........